Di dunia trading, kurva ekuitas di program Manajemen Risiko Forex Anda kerap kali bercerita sebuah peristiwa. Untuk banyak trader pemula, peristiwa itu yakni sebuah rollercoaster emosional: euforia waktu keuntungan naik tajam, dituruti oleh kebingungan saat saldo account jatuh. Focus mereka sering kali cuma di pucuk paling tinggi. Tetapi, beberapa trader professional serta eksekutif investasi malah terobsesi di lembahnya. Mereka tak ajukan pertanyaan, “Berapa tinggi saya dapat naik?”, akan tetapi, “Berapa dalam saya dapat jatuh?”.
Ukuran “jatuh” ini yang dikenali jadi drawdown. Ini ialah metrik sangat jujur yang menghitung akibat negatif sebetulnya dari sebuah siasat trading. Melupakannya seperti sama menaiki gunung tanpa ada sebelumnya pernah persiapkan diri guna turunan terjal. Mengerti langkah menghitung drawdown trading serta mengelolanya yaitu cara esensial buat berpindah dari seseorang spekulan menjadi seseorang pimpinan dampak negatif yang ulung.
Apa Sebetulnya Drawdown Itu?
Banyak yang keliru kaprah merasa drawdown sama dengan 1 kali rugi. Meskipun sebenarnya, drawdown ialah pengurangan nilai account Anda dari titik pucuk (peak) paling tingginya di titik lembah (trough) paling rendahnya saat sebelum pucuk baru terbuat. Drawdown dapat disebabkan 1 kali rugi besar, atau, yang sering terjadi, sekelompok rugi kecil yang berturutan (losing streak).
Renungkan Anda mengawali bermodalkan $1.000. Sehabis sejumlah trading, akun Anda tumbuh menjadi $1.200. Ini merupakan pucuk anyar Anda. Selanjutnya, Anda alami banyak kerugian dan saldo Anda menurun menjadi $950. Berikut ini lembah Anda. Pengurangan dari $1.200 ke $950 itu yang disebutkan drawdown.
Kenapa ‘Menghitung Drawdown Trading’ Demikian Penting?
Mengenali angka drawdown Anda tidaklah semata-mata statistik. Ini yakni data penting yang memberi pemahaman dalam.
- Ukuran Akibat negatif yang Sebenarnya
Siasat Anda mungkin punya efek negatif 1% per trade. Akan tetapi, apabila Anda alami 10 kali rugi berurut, drawdown Anda ialah 10%. Angka drawdown optimal (Max DD) memperlihatkan “terasa sakit” paling buruk yang sempat dibuat oleh trik Anda di masa lampau. Ini ialah ukuran resiko yang semakin lebih seperti kenyataan.
- Ujian Ketahanan Mental
Begitu ringan buat yakin di sebuah siasat pada waktu keuntungan. Ujian yang kenyataannya ada waktu Anda ada di tengah drawdown. Bila Anda kenal dari data backtest jika trik Anda mempunyai drawdown optimal bersejarah senilai 15%, jadi saat Anda merasakan drawdown 10%, Anda tidak cemas. Anda kenal ini yakni sisi normal dari “individualitas” trick Anda.
- Kunci Dapat lolos Challenge Prop Firm
Di zaman prop firm, management drawdown yaitu semuanya. Mayoritas challenge prop firm punya ketentuan “batasan drawdown harian 5%” dan “batasan drawdown maksimum 10%”. Apabila Anda tak biasa lacak serta menghitung drawdown trading Anda sendiri, Anda bisa pastikan bakal tidak sukses dalam challenge ini.
Teknik Ringkas Hitung Drawdown Trading
Hitung drawdown sesungguhnya sangatlah sederhana serta dapat dijalankan dalam dua trik: absolut dan prosentase. Prosentase yaitu yang paling utama lantaran memungkinkannya perbedaan.
Formulasi Drawdown: Drawdown (%) = ( (Pucuk Equity – Lembah Equity) / Pucuk Equity ) 100%
Contoh Penghitungan:
Modal Awalnya: $1.000
Seusai sejumlah kemenangan, equity Anda menggapai pucuk baru di $1.250.
Selanjutnya, Anda merasakan sekelompok rugi serta equity turun ke lembah di $1.050.
Drawdown Absolut: $1.250 – $1.050 = $200.
Drawdown Prosentase: ( ($1.250 – $1.050) / $1.250 ) 100% = ( $200 / $1.250 ) * 100% = 16% . Maka, drawdown yang Anda rasakan merupakan 16%.
Anda dapat menelusur ini dengan manual di spreadsheet, atau gunakan alat studi seperti MyFxBook yang bisa mengalkulasinya dengan cara automatic. Waktu kerjakan backtest di basis MetaTrader, metrik “Maksimal Drawdown” akan juga dipertunjukkan.
Lebih pada Semata-mata Hitung: Kiat Mengatur Drawdown
Maksud terutamanya tidaklah cuman menghitung drawdown trading, akan tetapi mengawasinya supaya masih tetap dangkal dan terlewati.
- Aplikasikan Management Dampak negatif Fanatik
Ini yaitu pertahanan pertama serta paling kuat. Secara konsisten merisikokan cuma 0.5% – 1% dari modal Anda per trade, secara matematis benar-benar susah buat menggapai drawdown yang dalam serta beresiko.
- Kwalitas di Atas Jumlah
Overtrading yakni pemicu penting dari drawdown yang tak perlu. Makin banyak Anda trading, kian kemungkinan besar Anda ambil setting bermutu rendah. Konsentrasilah cuma pada setting A+ yang sama dengan seluruh peraturan Anda.
- Kenali Korelasi Pair
Hindarkan buka sejumlah posisi yang pada intinya ialah taruhan sama. Contohnya, buka posisi Membeli di EUR/USD serta Jual di USD/CHF bersamaan merupakan taruhan yang mirip (pelemahan USD). Bila Anda salah, drawdown Anda bakal berlipat-lipat.
- Tentukan ‘Pemutus Circuit’ (Sirkuit Breaker)
Bikin ketentuan keras guna diri Anda sendiri. Umpamanya, “Bila saya capai drawdown mingguan senilai 4%, saya akan stop trading sepanjang tersisa minggu tersebut. ” Ini yaitu langkah professional untuk menyudahi “pendarahan” dan menghalang seminggu yang jelek berubah jadi bulan yang tragedi.
Ringkasan: Drawdown Ialah Guru, Bukan Lawan
Kelanjutannnya, drawdown merupakan sisi yang gak terselamatkan dari perjalanan orang trader. Dia tidaklah suatu tandanya ketidakberhasilan, akan tetapi suatu operan balik yang jujur dari pasar. Dengan belajar menghitung drawdown trading secara presisi serta mengimplementasikan trick buat mengelolanya, Anda tak lagi bakal takut kepadanya.
Kebalikannya, Anda bakal memandangnya sebagai suatu data penting yang mencoba ketahanan taktik serta psikologi Anda. Trader yang sanggup bertahan dari drawdown merupakan trader yang pada akhirannya bakal menggapai pucuk-puncak anyar yang makin tinggi.
